All for Joomla The Word of Web Design
breaking news New

Inilah Pratu Yanuarius Loe Yang Hilang Kontak Bersama Helicopter Yang Diduga Jatuh di Papua

Pratu, Yanuarius Loe

ATAMBUA, JURNALNTT.COM – Pratu Yanuarius Loe (26), prajurit TNI kelahiran Seo, Kecamatan Tasi Feto Barat, Kabupaten Belu, 29 Januari 1993 yang tergabung dalam Satuan Petugas (Satgas 745/WRG di Papua hilang kontak bersama Helicopter MI 17 milik TNI AD yang ditumpanginya, Jumat (28/6/2019) lalu.

Pratu Yanuarius Loe, adalah buah cinta dari pasangan suami istri Fransiskus Loe (55) dan Elisabeth Dahu (52), warga dusun Seo A, desa Rinbesihat, kecamatan Tasifeto Barat, kabupaten Belu, NTT.

Keluarga besar yang ditemui di kediaman orang tua Pratu Yanuarius Loe, Selasa (2/7/2019) sore mengatakan, keluarga besar tidak tinggal diam. Upaya keluarga besarnya, melalui orang tua didampingi kepala desa Rinbesihat, Gregorius Ulu telah menemui Dandim Belu di kodim Atambua, Senin (1/7/2109).

Diceritakan, saat itu Dandim mengatakan keluarga bisa difasilitasi untuk pergi ke Papua.

Namun lebih lanjut, masih menurut kisah keluarga, Dandim mengusulkan, untuk sebaiknya keluarga tetap tenang dan tetap menunggu di rumah saja.

Mengingat belum pasti entah dalam keadaan selamat atau tidak ketika ditemukan. Dandim mengkwatirkan jangan sampai berpapasan di tengah jalan.

Maksud keluarga menemui dandim Belu, untuk meminta pemerintah melalui TNI untuk memfasilitasi keluarga terutama bapak mama kandung agar bisa terbang ke Papua.

“Sebagai satgas batas, bencana dalam bentuk apa pun siap diterima apa adanya oleh keluarga, entah mati ataupun hidup. Kami harap, kalau bisa pimpinan TNI, dekati tokoh- tokoh adat di wilayah Papua untuk buat ritual adat,” harap ayah kandung Yanuarius di kediamannya.

Keluarga besar juga sudah berupaya lewat sejumlah pendoa, tampak penglihatan bahwa helicopter dan semua penumpang dalam keadaan baik- baik. Hanya perlu dibuat ritual adat, karena alamnya diakui keramat (sakral, red).

Keluarga besar berharap tim SAR terus mencari tanpa berhenti. Kalau tim pencari lelah, segera diganti agar pencarian tidak terhenti. Demikian juga tim gabungan Polri dan TNI.

Tak ketinggalan kepala desa Rinbesihat, Gregorius Ulu juga menyampaikan harapan bagi pihak pemerintah daerah propinsi NTT khususnya pemerintah kabupaten Belu untuk turut berperan aktif dalam upaya pencarian helicopter tersebut.

“Kami harap dari pihak pemerintah, dengan cara apa pun turut berjuang untuk mencari helicopter itu. Dalam keadaan apa pun kami siap terima keadaan warga di wilayah desa ini.

Prajurit yang dipercayakan untuk menjaga keutuhan NKRI, kalau sampai hal terburuk terjadipun misalnya meninggal, kalau bisa didatangkan kembali ke kampung kelahiran Seo A.

Kalau bisa negara benar- benar bertanggung jawab atas keberadaan pratu Yanuarius Loe,” harap kepala desa.

Biodata Pratu Yanuarius Loe
Nama lengakap : Yanuarius Loe
TTl : Seo, 29 Januari 1993
Pekerjaan :TNI AD
Jabatan :Pratu
Tempat Tugas : Yonif 725/WOROAGI Kompi A (Kab. Bau Bau)
Nama orang Tua:
Ayah : Fansiskus Loe
Ibu : Elisbeth Dahu
Pekerjaan orang Tua : Petani.

Salah satu pemuda Raimanuk, Kecamatan Aprianus Hale berharap Pemerintah Kabupaten Belu dan Pemerintah Provinsi NTT harus turun tangan untuk mengirim tim untuk guna membantu pencarian korban. Sebab Pratu Yanuarius adalah salah satu putra terbaik asal NTT.

“Pemerintah jangan tinggal diam. Pemerintah wajib berperan aktif dalam membantu upaya pencarian pratu Yan Loe,” ungkap orang muda yang juga terpilih sebagai DPRD Kabupaten Belu periode 2019- 2024 dari Partai Nasdem. (HH)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password