All for Joomla The Word of Web Design
breaking news New

Warga Tasifeto Barat Pertanyakan Proses Hukum Kasus Pencurian Sapi di Polres Belu

Antonius Hilarius Luan, warga Aisukar, desa Naitimu, yang diduga sebagai pencuri sapi bersama barang bukti berupa satu unit Kijang Megacarry bernomor polisi DH 9632 AH dan satu ekor sapi paron milik Paulinus Asa di kantor Polsek Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Sabtu (6/ 4/ 2019).

ATAMBUA, JURNALNTT.COM – Paulinus Asa dan Frans Manek, warga Desa Bakustulama dan Edi Lau Bone, warga Desa Rinbesihat, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi NTT, mempertanyakan perkembangan proses hukum atas sejumlah kasus pencurian ternak sapi di Kecamatan Tasifeto Barat yang saat ini sedang ditangani Polres Belu.

Kepada jurnalntt.com, tiga warga yang menjadi korban pencurian sapi tersebut meminta agar Polres Belu harus serius dalam mengusut tuntas berbagai kasus pencurian sapi yang akhir-akhir ini sangat meresahkan masyarakat di Kecamatan Tasifeto Barat.

Paulinus Asa sebagai salah satu korban pencurian sapi mempertanyakan penanganan kasus dugaan pencurian atas dua ekor sapi miliknya pada Sabtu (6/4/2019), sekitar Pukul 02.50 WITA di Desa Bakustulama.

Waktu itu, seperti diberitakan jurnalntt.com, anggota Polsek Tasifeto Barat berhasil mengamankan Antonius Hilarius Luan, warga Aisukar, desa Naitimu, yang diduga sebagai pencuri sapi bersama barang bukti berupa satu unit Kijang Megacarry bernomor polisi DH 9632 AH dan satu ekor sapi paron milik Paulinus Asa di kantor Polsek Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Sabtu (6/ 4/ 2019).

Namun sampai saat ini, sebagai korban pencurian, Paulinus mengaku tidak mengetahui perkembangan hasil penyelidikan dan penyidikan atas kasus pencurian sapi itu.

Kapolsek Tasifeto Barat, Ipda. I Wayan Budiasa yang dihubungi melalui pesan WhatsApp pada Minggu (9/6/2019) petang, terkait penanganan kasus dugaan pencurian sapi itu mengatakan, kasus itu sudah dilimpahkan ke Satuan Reserse Dan Kriminal (Satreskrim) Polres Belu.

“Mat sore pa tanyakan langsung ke sat reskrim polres kami limpahkan ke polres”, salin pesan Budiasa.
Sedangkan, Kapolres Belu Christian Tobing yang juga dihubungi wartawan lewat pesan WhatsApp, belum memberikan tanggapan. (HH)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password