All for Joomla The Word of Web Design
breaking news New

Mantan Kades Nanaet Serah Terimakan Jabatan Kepada Penjabat Kades

Mantan Kepala Desa (Kades) Nanaet, Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu, Provinsi NTT, Kandrianus Taek serah terimakan jabatan kepada penjabat Kepala Desa, Gabriel Atok Nahak di Aula Kantor Desa Nanaet, Senin (3/6/2019) sore.

ATAMBUA, JURNALNTT.COM- Mantan Kepala Desa (Kades) Nanaet, Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu, Provinsi NTT, Kandrianus Taek serah terimakan jabatan kepada penjabat Kepala Desa, Gabriel Atok Nahak di Aula Kantor Desa Nanaet, Senin (3/6/2019) sore.

Seperti dilansir JurnalNTT.Com sebelumnya, bahwa penjabat itu baru saja dilantik oleh Wakil Bupati Belu, J.T Ose Luan di ruang kerjanya, Selasa (28/5/2019) lalu.

Upacara serah terima itu dilakukan sebagai pertanda telah berakhirnya masa jabatan kepala desa selama enam tahun pada periode 2013- 2019, sekaligus pengalihan tugas dan wewenang kepala desa kepada penjabat kepala desa.

Kandi, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa selama masa kepemimpinannya, selain ada kesuksesan yang dicapai, tetapi tentu tidak luput juga dari kekurangan sebagai manusia.

Pada kesempatan itu, Kandi menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat, sembari memohon maaf atas segala kelalaian dan kerapuhannya selama memimpin di wilayah desa itu.

Disaksikan wartawan, momen serah terima itu dilakukan secara simbolis dengan diserahterimakan dua kunci kontak kendaraan bermotor roda dua bersama STNK-nya masing- masing, dan satu buah alat stempel pemerintahan desa Nanaet, oleh mantan kepala desa kepada penjabat kepala desa.

“Dengan adanya serah terima hari ini, berarti semua tanggung jawab di wilayah desa ini sudah beralih. Kalau saya pernah marah, dll, saya minta maaf. Mari kita tetap sama- sama untuk mendampingi penjabat kita yang baru ini,” tuturnya berharap.

Seusai acara serah terima itu, Gabriel menyampaikan terima kasih kepada mantan kepala desa atas kepercayaan yang telah diberikan.

Apa pun kekurangan insani selama masa kepemimpinan mantan kepala desa, diharapkannya untuk bisa dibenahi secara bersama- sama dengan masyarakat selama enam bulan ke depan demi memaksimalkan pelayanan di wilayah desa itu.

“Terima kasih untuk kepercayaan ini, terima kasih untuk masyarakat Nanaet yang tidak keberatan dengan kehadiran saya di tempat ini. Saya juga manusia, karena itu saya mengajak kita semua untuk tetap berjalan bersama,” ungkapnya.

Selanjutnya, ditegaskan Gabriel bahwa siapa pun yang menerima hak adalah sebuah imbalan yang patut diperoleh karena telah melakukan kewajibannya secara tuntas. Hal itu ditujukannya kepada semua aparat desa yang akan mendampinginya selama masa jabatannya.

“Untuk teman- teman aparat desa, harus aktif jalankan tugas. Jangan hanya mau terima insentif, tapi kerja tidak berjalan. Dengar mau terima uang, datang cepat. Tapi kalau suruh kerja, hilang satu- satu,” imbuhnya tegas.

Gabriel juga menyatakan tekadnya untuk benar- benar menegakkan Peraturan Desa (Perdes) yang diterapkan di wilayah desa tersebut.

Diulasnya sebagai contoh, ketika terdapat sebuah pelanggaran terhadap ketetapan perdes di wilayah itu, maka wajib diberikan sanksi sesuai tradisi adat istiadat yang berlaku. Apabila tidak diterima, apalagi melawan maka dipastikannya untuk melibatkan pihak keamanan.

“Saya mohon dukungan dari semua komponen di wilayah ini. Pemberlakuan perdes tidak untuk merugikan satu sama lain. Perdes wajib adil bagi semua,” pungkasnya. (HH)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password