All for Joomla The Word of Web Design
breaking news New

Menteri PUPR Sebut Air Kunci Pembangunan NTT

Presiden Jokowi didampingi Menteri PUPR, Basuki Hadi Muljono serta Gubernur NTT, Viktor Laiskodat dan Wakil Gubernur NTT, Yoseph Nae Soi

ATAMBUA, JURNALNTT.COM- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan Bendungan Rotiklot yang terletak di desa Fatuketi, kecamatan Kakuluk Mesak, kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bendungan itu dengan kapasitas 3,3 juta m3 ini juga sudah dilakukan pengisian (impounding) sejak Desember 2018.

Bendungan Rotiklot merupakan salah satu dari 49 bendungan baru yang dibangun pada periode 2015- 2019. Groundbreaking bendungan ini dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada 28 Desember 2015 dan pada hari Senin (20/5/2019), Bendungan Rotiklot diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa ketersediaan air menjadi kunci pembangunan di NTT yang memiliki curah hujan lebih rendah dibanding daerah lain.

“Kunci kemajuan di NTT adalah air. Ketersediaan air dibutuhkan untuk air minum, pertanian, peternakan dan lainnya,” kata menteri PUPR beberapa waktu lalu.

Di NTT, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air telah menyelesaikan dua bendungan, yakni Bendungan Raknamo dan Rotiklot. Bendungan lainnya akan/ sedang dibangun, yakni Bendungan Napun Gete, Mbay, Temef, Welekis, dan Manikin.

“Pembangunan bendungan diikuti oleh pembangunan jaringan irigasinya. Dengan demikian bendungan yang dibangun dengan biaya besar dapat bermanfaat karena airnya dipastikan mengalir sampai ke sawah- sawah milik petani,” ujar menteri Basuki.

Manfaat Bendungan Rotiklot ini adalah untuk memenuhi kebutuhan air baku masyarakat dan kegiatan Pelabuhan Atapupu sebesar 40 liter/detik, suplai irigasi seluas 149 hektar, dan pariwisata.

Bendungan Rotiklot berfungsi mengurangi resiko banjir yang kerap terjadi di kabupaten Belu yang memiliki musim hujan singkat, yakni sekitar 3 bulan namun intensitasnya tinggi.

Pembangunan Bendungan Rotiklot yang berbatasan langsung dengan Timor Leste, dikerjakan oleh PT Nindya Karya (Persero)- PT. Universal Suryaprima (KSO) menggunakan dana dari APBN senilai Rp. 496 miliar.

Pada saat peresmian, Presiden Joko Widodo bersama rombongan menaburkan 200.000 benih ikan berupa ikan nila, ikan mujair, dan ikan karper. Selain itu, dilakukan penanaman pohon flamboyan, pohon kelor, pohon juwet, pohon pule, dan pohon beringin untuk penghijauan di sekitar area Bendungan Rotiklot. (HH)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password