All for Joomla The Word of Web Design
breaking news New

Wabup Belu dan Romo Deken Belu Utara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Kantor Yayasan As’ Tanara

Wakil Bupati Belu, J.T Ose Luan didampingi Romo Deken, Stefanus Boisala sedang meletakan batu pertama pembangunan gedung kantor Yayasan As'Tanara. Foto : Herminus Halek

ATAMBUA, JURNALNTT.COM- Uskup Atambua, Dominikus Saku, Pr melalui Deken Belu Utara, Romo Stefanus Boisala, Pr bersama wakil bupati Belu, Drs. J.T Ose Luan melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung kantor Yayasan Pendidikan Katolik As’ Tanara, Keuskupan Atambua di kelurahan Tulamalae, kecamatan Atambua Barat, kabupaten Belu, Senin (15/ 4/ 2019).

Stefanus yang juga menjabat sebagai ketua pembina Yayasan As’ Tanara mengulas, yayasan itu didirikan pada tahun 1910 dan kini sudah memasuki usia ke 109 tahun. Yayasan itu, kini memiliki 58 sekolah: 5 Taman Kanak- kanak (TK), 49 Sekolah Dasar (SD), 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 1 Sekolah Menengah Atas (SMA) tersebar di seluruh wilayah kabupaten Belu.

Dalam sejarah perkembangannya, yayasan itu melewati lika- liku perjalanan yang cukup sulit.

Kantornya berpindah- pindah tempat dan nama yayasannya pun berubah- ubah.

Wakil Bupati Belu, Drs. J.T Ose Luan yang juga menjabat sebagai Ketua pengawas Yayasan As’ Tanara, dalam sambutannya menambahkan, Tuhan sedang berkehendak baik di masa pekan suci.

Yayasan As’ Tanara sudah jauh berjalan. Hadirnya yayasan itu, berkat pikiran dan rintisan para misionaris untuk mendirikan yayasan katolik mulai dari Yayasan Pendidikan Katolik Timor (Yasuti), Yayasan Pendidikan Katolik Belu (Yasukab) dan kini berubah lagi menjadi Yayasan Pendisikan Katolik As’ Tanara. Kemudian yayasan itu mekar dengan berdirinya satu Yayasan Liurai di Malaka.

“Hari ini tercatat satu sejarah besar, bahwa yayasan ini akan segera memiliki satu kantor permanen. Semoga tempat ini menjadi wadah proses pengembangan pendidikan yang berdaya guna demi mencerdaskan generasi masa depan bangsa. Tuhan hari ini membuat sesuatu yang luar biasa di pekan suci dalam pendidikan Kristiani Katolik,” ujarnya.

Ose Luan menghimbau kepada pengurus yayasan As’ Tanara untuk berupaya merubah status tanah dari hak pakai menjadi hak milik. Status hak milik menurutnya, bisa menjamin penggunaan tanah secara tidak terbatas.

“Seharusnya dihibahkan menjadi hak milik, karena hak pakai itu ada batasnya. Sedangkan, status hibah tidak ada batasnya,” imbuh mantan sekda itu.

Ketua Yayasan As’ Tanara, Drs. Vinsensius B. Loe menyampaikan, yayasan itu memiliki visi misi ‘Umat Allah Keuskupan Atambua Unggul, Cerdas dan Sejahtera’.

Dia berharap, dengan hadirnya kantor baru itu bisa mendukung kemajuan pendidikan terutama memaksimalkan pelayanan terhadap sekolah- sekolah, guru- guru dan masyarakat.

“Kami merasa senang dan bangga dengan pembangunan kantor ini. Atas nama yayasan, kami sampaikan terima kasih kepada bapak uskup Atambua, pemerintah Kabupaten Belu dan DPP Paroki Katedral yang telah mendukung perkembangan yayasan ini. Kami mohon sumbangan dana dari berbagai komponen demi melancarkan proses pembangunan ini,” pungkasnya. (HH)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password