All for Joomla The Word of Web Design
breaking news New

Kadis Perindag Nilai Pernyataan Bupati Belu “Nol Inovasi” Hanya Miss Komunikasi

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Belu, Florianus Nahak

ATAMBUA,JURNALNTT.Com-Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Belu, Florianus Nahak menganggap pernyataan Bupati Kabupaten Belu, Wilibrodus Lay bahwa Disperindag Kabupaten Belu tak kreatif atau nol inovasi hanya merupakan miss komunikasi.

“Statement Bupati saat itu mungkin karena miss komunikasi. Dinas Perindag Belu sudah melakukan beberapa inovasi yang belum sempat diketahui oleh Bupati Belu.”

Demikian disampaikan Florianus Nahak kepada JURNALNTT.Com di ruang kerjanya, Kamis, (3/5/2012).

Menurutnya, Disperindag Belu sudah melakukan beberapa inovasi yang belum diketahui Bupati Lay yakni peningkatan iklim usaha melalui pemisahan ruang usaha dan ruang penyimpanan dan peningkatan penerimaan retribusi pasar melalui implementasi Kartu Identitas Pedagang.

Selain itu, peningkatan kualitas data Industri Kecil dan Menengah (IKM) melalui pemasangan papan nama perusahaan dan kemudahan pengurusan tanda daftar industri (TDI), peningkatan pelayanan kemetrologian melalui Launching Metrology Legal serta peningkatan kontraktual kios atau pasar melalui kemudahan persyaratan kontrak yang disiapkan oleh Disperindag Belu.

Ia melanjutkan, beberapa inovasi yang sudah dibuatnya itu belum sempat disampaikan ke Bupati Lay. Karena itu dirinya membeberkan beberapa inovasi itu kepada media sebagai penyeimbang.

Florianus juga mengatakan, dirinya sudah selesai mengikuti pendidikan dan latihan (Diklat) Kepemimpinan (PIM) II. Agar bisa lulus dalam Diklat PIM II tersebut maka semua peserta harus memiliki inovasi.

“Saya sudah mengikuti Diklat PIM II dan untuk lulus PIM II saya harus memiliki inovasi. Mentor PIM II saya adalah Sekertaris Daerah Pak Petrus Bere. Jadi menurut saya statement Bupati itu hanya karena miss komunikasi yang tidak sesuai fakta di lapangan,” tegas Florianus.

Ia juga menjelaskan, di tahun 2017 Disperindag Belu berhasil menyumbang pendapatan daerah sebesar Rp 2,3 miliar yang sebelumnya hanya Rp 1,143 miliar.

“Dibanding dengan dinas lain seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang hanya memberikan sumbangsih Rp 700 juta,” tegas Florianus.

Seperti yang dilansir beberapa media online lokal, Bupati Kabupaten Belu, Wilibrodus Lay menilai beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Belu tidak kreatif dan nol inovasi.

Pernyataan Bupati Lay itu disampaikan pada kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Belu dan Kejaksaan Negeri Atambua, tentang Sapu Bersih Hasil Temuan (SBHT) di gedung Betelalenok, Kabuapaten Belu, Senin (30/04/2018) lalu. (rio).

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password